
MAKASSAR, Liputan News - Keseriusan pemerintah dalam menindak tegas seluruh praktik prostitusi di Indonesia semakin nyata. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa kali ini menegaskan, pihaknya akan terus bergerilya guna menertibkan kawasan lokalisasi.
Khofifah menambahkan, saat ini terdapat 99 lokalisasi di Indonesia yang masuk dalam radar Kementerian Sosial yang akan ditertibkan. Saat dikonfirmasi terkait penertiban lokaliasai di Jalan Nusantara, Khofifah mengarahkannya langsung masalah tersebut kepada Pemerintah Kota (Pemkot).
“Tidak akan berhenti di Kalijodo, ada 99 lokalisasi yang akan ditutup selanjutnya. Untuk di Makassar langsung ditanyakan kepada Pemkotnya, Nusantara itu Lokalisasi atau bukan?,” kata Khofifa di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (4/3/16).
Khofifah beranggapan, penutupan kawasan lokalisasi yang saat ini gencar dilaksanakan, bukan hanya karena persoalan administrasi atau perizinan. Namun, masalah ini sudah dibahas pada sebuah rakornas yang menghasilkan deklarasi bersama antara Kementerian Sosial dan Dinsos provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.
Deklarasi itu melahirkan sebuah wacanan untuk menutup seluruh lokalisasi di Indonesia, agar tahun 2019 Indonesia bisa terbebas dari prostitusi. “Kita sangat tegas dalam hal lokalisasi, ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Apalagi, hal itu penyakit masyarajar yantg siap menular kepada siapa saja,” singkat wanita kelahiran 19 mei 1965 ini.

Tambahkan Komentar Anda Untuk Berita ini...