
Jakarta, Liputan News - Ahkhirnya terungkap sudah Misteri siapa pelaku pembuang kulit kabel di gorong-gorong depan Istana Negara. Hasil penyelidikan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, ternyata pemulung lah yang selama ini ‘menyabotase’ gorong-gorong hingga membuat kawasan di sekitar Ring 1 kerap tergenang. Oleh pelaku gulungan kulit kabel tersebut dibuang sejak 2015.
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan, dari penyelidikan tim Ditreskrimsus dan Suku Dinas Tata Air, ternyata pada 2015, Polsek Gambir sudah memeriksa dan menangkap empat pemulung yang diduga mencuri isi kabel di gorong-gorong Gambir.
“Mereka adalah pemulung yang masuk ke saluran dan mereka mengambil dan mengupas kabel milik PLN,” kata Tito, Jumat, (4/3).
Dikatakan, pemulung tersebut mengambil isi tembaga dan timah dan meninggalkan kupasan kulit kabel di dalam saluran tersebut. Dengan perhitungan satu kilogram tembaga Rp 10 ribu, ini dijadikan peluang kelompok tertentu mendapatkan nilai ekonomis kabel bekas itu.
“Setiap hari mereka mengupas itu cukup banyak dan pernah disita Februari 2015 di Polsek Gambir, puluhan batang tembaga yang dipotong sepanjang satu meter. Kulit kabel di saluran air di sepanjang Jalan Merdeka Selatan adalah sisa jaringan kabel lama milik PLN. Karena kabel punya nilai ekonomis sehingga memicu kelompok tertentu mengambilnya,” jelasnya.

Tambahkan Komentar Anda Untuk Berita ini...